1. Faktor cuaca Ban yang retak bisa jadi karena faktor cuaca yang berubah-ubah. Pada dasarnya, retak karena faktor cuaca, misalnya cuaca panas atau lembap, bukanlah masalah yang besar. Permukaan ban diibaratkan seperti kulit ari manusia. Jika kulit ari tergores atau mengelupas, belum tentu kulit menjadi terluka. Oleh karena itu, tekanan angin ban sudah wajib dijaga sesuai spesifikasi agar kinerja ban maksimal. "Ban yang kempis terus menerus digunakan bikin struktur rusak karena beban mobil tersebut.," buka Bambang Hermanu Hadi, Manager training Product Knowledge PT Sumi Rubber Indonesia yang memproduksi ban Dunlop di Indonesia kepada GridOto.com. Baca juga: Cara Memperbaiki Sliding Door Mobil yang Rusak. Menghantam lubang di jalan dengan kecepatan tinggi. Jangan anggap remeh kondisi ini, karena bisa-bisa membuat kaca mobil retak atau bahkan pecah akibat kerasnya guncangan. Sering terkena panas dan hujan. Kondisi ekstrim ini bisa membuat kekuatan kaca berkurang. Ban mobil pecah bisa terjadi karena berbagai sebab, seperti keausan ban yang sudah terlalu lama digunakan, benda tajam yang menancap pada ban, atau tekanan udara yang terlalu rendah. Apapun penyebabnya, yang jelas kita harus segera mengatasi ban mobil pecah agar bisa melanjutkan perjalanan dengan aman dan nyaman. 4. Pegang Stir dan Pertahankan Arah Mobil yang Lurus Jangan mencoba untuk mengubah arah atau menikung karena hal ini dapat membuat mobil menjadi tidak stabil dan berpotensi tergelincir. Jika ban depan yang pecah, Anda mungkin merasakan getaran atau tarikan pada stir. Jika ban belakang yang pecah, Anda mungkin merasakan goyangan atau ayunan. Inilah penyebab utama cat atap mobil retak dan seperti apa saja cara untuk mengatasi masalah retak yang ada pada atap mobil. .

cara mengatasi ban mobil retak samping